Selasa, 27 Januari 2009

: jadi SP indah ya?

Yang saya yakini :

1. Tuhan Yang Maha Tahu, tahu kapan yang terbaik untuk memberikan atau
tidak memberikan pasangan kepada kita. dan adalah HAK MUTLAK dari Tuhan,
karena hanya DIA yang tau apa yang terbaik buat kita

2. Berpasangan kembali atau tidak berpasangan kembali, adalah bentuk
pilihan, tentu disertai dengan segala konsekuensinya. Misalnya, adalah
harusnya jadi suatu yang pasti pada umumnya, kalo dapet istri ada yang
masakin, kalo punya suami ada yg nafkahin (besar atau kecilnya tentunya
relatif)

3. Dan konsekuensi dari berpasangan kembali adalah BERANI menerima
pasangan dengan paket2 yg menyertainya, tanpa embel2 terpaksa.. walau
kondisi pasangan disertai dengan finansial yang kurang, adanya anak, dan
cinta sejati seharusnya bisa menerima dan BERANI menerima segala
kekurangan pasangan.

4. Dan konsekuensi tidak berpasangan kembali adalah BERANI melakukan
segala sesuatunya sendiri tanpa keluhan2 menjadi SP

5. Pernikahan bukan matematika yang penuh dengan logika semata tapi juga
kombinasi dengan seni dan keindahan, dan tidak mungkin ada rumah tangga
yang tanpa dirundung masalah, dan adanya masalah dari pasangan atau
calon pasangan bukan menjadi hambatan untuk berumah tangga.

6. Saya yakin semua SP yang bercerai hidup d milist ini akan bersiap
terlebih dahulu secara mental dan spiritual bukan dengan dalih sedang
sendiri dan "butuh" lantas setiap liat laki2/ perempuan langsung "hajar"
langsung "sikat" dan bahkan seekor keledai tidak mau jatuh ke lobang
yang sama untuk kedua kalinya.

7. Selamat kalo sudah menemukan jodohnya, yang tanpa masalah, semoga
rumah tangga yang di dapati selanjutnya adalah rumah tangga yang Sakinah
Mawadah dan Warohmah

8. Saya pribadi memasrahkan semua kepada Allah SWT, soal jodoh, rejeki
dan maut, kalopun jodoh yang selanjutnya memiliki masalah yang
menyertainya, semoga Allah memberikan jalan keluar bagi kami dan
memberikan kami pembelajaran untuk "membenahi" diri dan hidup kami
supaya makkin kuat jalinan cinta antara kami, ketimbang jodoh yang dari
awal "terkesan" mulus padahal didalamnya penuh kemunafikan, onak dan
duri.

Salam

1 komentar:

Lex dePraxis mengatakan...

Interesting. Thanks for sharing this. Untuk belajar referensi tentang Cinta, coba baca Butir-Butir Cinta di blog saya.

Salam kenal.

Lex dePraxis
Romantic Renaissance

Facebook