Rabu, 03 Desember 2008

Doa Cinta bagi Pasangan Suami-Isteri yang punya Problem Cinta



 
Ikatan pernikahan dan hubungan cinta suami-isteri harus selalu terjaga. Karena bangunan ini seperti bagunan misi kenabian. Allah swt menyebutkan perjanjian dua misi ini sebagai "Mitsâqan Ghalîzhâ", perjanjian yang kokoh dan kuat. Mitsâqan Ghalîzhâ dalam pernikahan disebutkan dalam An-Nisa': 21; perjanjian misi kenabian dan perjanjian para nabi disebutkan dalam Al-Ahzab: 7.

Perjanjian yang kuat dan kokoh ini tidak boleh digoyahkan dan dirobohkan oleh siapapun. Siapa saja yang bermaksud untuk merobohkan bangunan ini, ia telah bermaksud utk menggoyahkan Arasy kekuasaan Allah swt. Rasulullah saw bersabda: "Sesuatu yang halal yang paling dimurkai oleh Allah adalah perceraian."

Karena itu sebelum Arasy Allah tergoyahkan akibat perceraian, maka segera cari solusi dan kiat-kiatnya untuk menumbuhkan kembali kehangatan cinta suami-isteri, agar kembali bersemi seperti berseminya bunga yang indah di musim semi.

Kiat-kiat berikut ini saya kutip dari kitab Mujarrabat Imamiyah. Dan telah banyak yang membuktikan kemujarrabannya. Tentu dengan keyakinan yang kuat. Sebagai catatan penting kiat-kiat ini tidak boleh digunakan pada hal-hal yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Kiat-kiatnya sebagai berikut:

Pertama: Bangun sebelum terbit waktu fajar, kemudian berwudhu', lalu cari tempat yang hening.
Kedua: Sejak dari bangun tidur hingga selesai melakukan kiat2 ini jangan berbicara dengan siapapun, ini salah satu syarat.
Ketiga: di tempat yang hening itu, menghadaplah ke kiblat lalu membaca ayat Kursi sebanyak 21 kali. Setiap sampai pada kalimat "yasyfa'u" berhenti sejenak dan sebutkan nama suami atau isteri lengkap dengan Bin Fulan atau Binti Fulan. Kemudian teruskan sampai akhir ayat Kursi. Lebih mantap lagi bayangkan wajahnya saat menyebutkan namanya.
Keempat: Amalan ini dilakukan saat terbit Fajar selama 7 hari.
Kelima: Amalan ini harus dilakukan dengan niat yang tulus dan baik; tidak boleh untuk tujuan yang buruk, misalnya untuk menjajah suami atau isteri. Insya Allah mujarrab, sudah banyak yang membuktikannya.

Catatan Penting: Amalan ini jangan dan tidak boleh digunakan untuk hal-hal yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.
Rahasia ayat Kursi ini diungkap dalam suatu riwayat yang bersumber dari Imam Ali bin Abi Thalib (sa), mantu tercinta Rasulullah saw, yang telah sukses membangun keluarga sakinah, dan telah berhasil mewujudkan generasi yg cemerlang sebagai generasi keturunan Rasulullah saw.

__._,_.___

"Pernikahan adalah IBADAH & BERPIKIR"

"Pernikahan adalah IBADAH & BERPIKIR"

Beberapa hari terakhir ini, issue pernikahan banyak berseliweran
di
sekitarku.
Mulai dari topik program parenting class dan pengajian yg aku
hadiri,

sampe issue para selebiritis yg rajin nongol di layar kaca (yg
sebenarnya
juga aku nggak kenal).
Emang siiih biar nggak kenal juga ama para selebritis itu, cuma
kok aku jadi
ikutan miris ajah...
nggak pengen ikutan nge-gossipin (malas lagi, nggak pahala,
gibah pula...)
tapi concern ajah ama peristiwa2 yg masing2 mereka hadapi itu...

Tapi biarlah itu jadi masalah mereka Para Selebritis.
(dalam hati aku bersyukur tidak jadi selebritis
hihi..Subhanallah,

ALLAH SWT memang sangat MAHA TAHU apa yg terbaik bagi umatNYA...

aku bersyukur untuk nikmat yg KAU berikan....)

Aku cuma pengen jadi "SMART MOSLEM" yang aku dengar dari sharing
seorang
"sahabat"...
Seorang pria yg memiliki seorang istri penderita lupus...
dimana mereka berdua sangat solid dan saling setia menjalani
ujian hidup
dari Sang Khalik...
namun dari pengalaman hidup mereka berdua sungguh inspiring
banget!
Sang suami berkata, "Jadilah kita SMART MOSLEM, maksudnya kita
bisa belajar

dari pengalaman hidup (bisa masalah, ujian maupun kebahagiaan yg
dialami org
lain)

ambillah HIKMAHnya... sehingga kita tak perlu menjalaninya
(sampai babak
belur mungkin),

namun kita bisa belajar banyak dari kejadian yg menimpanya.. .

sehingga kita bisa lebih mendekatkan diri pada Illahi..."

Dari cerminan Rumah Tangga mereka berdua, aku bisa banyak
mengambil
pelajaran...
Subhanallah buat sang suami...walaupun sang istri tercinta sakit
lupus yg
sudah menahun...
namun suami dengan sabar dan setia menemani istri menjalani
hari-hari di
dunia ini.
Sang istri, walaupun sakit...dia tidak pernah mengeluh, meratap,
menyesali
hidupnya!
Dia sangat menikmati hari-harinya. ...tak berhenti bersyukur
pada Illahi,
dan ternyata istrinya pun banyak memberikan energi positif dan
pencerahan
buat suaminya!

Buat mereka berdua PERNIKAHAN mereka dijalaninya sebagai
"Ibadah"
Sehingga apa yg terjadi dalam perjalan perkawinan dan rumah
tangga mereka..
semua mereka syukuri, mereka jalani, mereka tafakur, karena
mereka yakin...
Ini semua jalan yg telah Allah pilihkan untuk mereka berdua...
sebagai ladang ibadah dan ladang pahala bersama...
walaupun mrk tdk dikaruniai satu keturunan pun..
tak pernah mereka menyesali, karena mereka yakin (bgt) kalau ini
semua yg
TERBAIK dariNYA!!

Subhanallah. ..terima kasih ya Allah,
Engkau telah memberikan salah satu teladan di muka bumi ini,
supaya aku bisa menjadi SMART MOSLEM (semoga Insya Allah),
mengambil segala hikmah dari pengalaman hidup mrk berdua...
supaya aku bisa berPIKIR dan berTAFAKUR.. ..Ya Allah, jadikanlah
pernikahan
kami
sebagai ladang ibadah dan pahala bagi aku dan suamiku...

kurenungi lagi arti sebuah ayat dalam Al Qur'an...
(pasti pada tau banget dengan satu ayat ini, karena sdh sering
banget jadi
JARGON

di amplop ataupun undangan Pernikahan yg datang pada kita
semua...inget
kan..? AR RUM AYAT 21!!)
Pasti tau banget...cuma masalahnya, waktu kita mau nikah, apakah
benar2

kita mendalami plus memahami arti2 yang sangat "dalam"

dari setiap kata yang terangkai dalam ayat tersebut???! !!

Jawablah dengan jujur...please. ..kalo aku mau jujur....mmmm,
aku jwb dalam
hati saja yah..:)

Salah satu bentuk ibadah yg dapat dilakukan oleh kita manusia
adalah
melangsungkan PERNIKAHAN.
Dalam AR RUM AYAT 21 ternyata Pernikahan itu adalah salah satu
di antara
tanda2 kebesaran ALLAH.
Allah telah menjadikan manusia untuk berpasang-pasangan
(pastinya pria n
wanita) dalam suatu pernikahan, untuk dapat sebagai
wadah/sarana/ fasilitas/ sarana kita mendapatkan rasa TENTERAM,
adanya rasa
kasih dan sayang, sehingga dengan demikian itu benar2 terdapat
tanda2
kebesaran Allah bagi kita untuk berPIKIR.

Ternyata dari materi Parenting Class kemarin, aku mendapat
jawaban

dari paparan tausiyah pengajian Pak Dudi Muttaqien minggu lalu
tentang
"Hakekat Pernikahan dalam Islam".
Waktu itu, aku cuma mesem2 ajah...waktu dia bilang "Dalam
Pernikahan itu
adalah BERPIKIR"
"Ibu2, jangan cuma masalah cinta, perasaan aja yg dibesar2kan.
..!!"
Sempat beberapa ibu protes, masa nikah dipake buat berpikir
hihi....
Menikah yah..pake cinta dooong...pake kasih sayang
pastinya...pake perasaan,
pake perhatian dll.
tapi kalo dipake berpikir...? ??!! Mmmmm ntar dulu deeh Pak
Dudi!!

Kata Pak Dudi, kalo lagi approach atau Ta'aruf, bolehlah
melibatkan cinta n
perasaan...segede gunung!
Sebagai langkah awal, pake cinta n perasaan, untuk menarik
perhatian calon
pasangan kita...
Namun setelah kita ijab kabul di hadapan penghulu, maka
Pernikahan itu
dipake buat BERPIKIR!!!
(sayang waktu terbatas, Pak Dudi belum sempat memaparkan lebih
jauh ttg
BERPIKIR ini..)

Pada saat itu, cuma aku nanya aja dalam hati, Ya Allah, apa yah
maksudnya
"berpikir".. .
Menikah kok disuruh berpikir.... iya juga sih berpikir...tapi
gimana status
cinta n kasih sayangnya (ciee...)
Masa udah nikah, aku nggak bisa pake cinta, kasih n sayang,
nuntut
perhatian, dan serba serbi laennya.
(sambil berharap, semoga aku dapat hikmah dari paparannya Pak
Dudi
ini...hikmah apa yah..??!)
Selang 1 minggu kemudian, waktu Parenting bahas materi "Hakekat
Pernikahan"
sempat menyinggung intisari Surat AR RUM AYAT 21 itu...
bener juga di akhir ayatnya berbunyi..". ....

Sungguh, hal itu menunjukkan adanyan tanda-tanda kebesaran Allah
bagi
kaum(orang) yang BERPIKIR".

Okeeeh....jadi memang, kalo kita sudah masuk ke dalam suatu
lembaga
"pernikahan"
kita sudah siap untuk diajak MIKIR!! pikirkan semuanya...semua
aspek, semua
tindakan,

semua konsekuensi, semua tuntutan, semua, semua dan semua....
Jangan cuma mikir pendek ajah...tapi nggak sempat mikirin
dampaknya...
misalnya, suami pulang malam (bgt), lupa nelpon n sms, pas
pulang tampang
cape n bete..huh...
Truss istri di rumah (cuma pake PERASAAN dia yg SUPER BETE,
karena nggak mau
MIKIR),
maen hantem ajah....
"Addduuuh, kamu kemana aja sih??!! (dengan nada tinggi
melengking lagi!)
pulang kok malam amat?
Aku udah cape nungguin, nggak nelpon ngabarin eh pulang udah
loyo gitu
lagi....!!! Cape deeh..."
Kebayang dooong respon suaminya??? Pasti dia juga BETE setengah
mati...

(dgn back sound "Kok Gitu Sich" nya Dewiq n Indra Bekti)
"Yah please deh istriku, aku cape, abis miting marathon,

nggak sempat nelpon kamu...jangan marah2 gitu napa sich...??"

Coba ajah kalo istrinya MIKIR dulu..jangan cuma mengedepankan
EGOnya dia
semata (yg BETE)

sebel tunggu suami yg tiada kabar...
Coba juga sang suami MIKIRin bininya nungguin di rumah, jangan
cuma
prioritas

masalah PERFORMANCE dia saat di miting tadi....
Please TAFAKUR untuk keduanya...Berpikir lah....kembalika n lagi
ke niat
awal...
Waktu ijab kabul mo nikah, niatnya apa....mau Ibadah kan??!!
Bila benar semua itu dilakukan karena Ibadah, niat Lillahi
ta'alaa...insya
Allah,

semoga Allah akan melapangkan niat kita...

Yah semoga sharing ini, bisa menyentil hati kita semua...
Untuk selalu bersyukur atas karunia dan nikmat yg telah Allah
limpahkan pd
kita semua...
Melalui suatu pernikahan yg telah kita jalani...
Mensyukuri pasangan kita dengan segala"kelebihan dan
kekurangan"nya. ..
Kata Pak Dudi juga..."Nikmati setiap proses dalam berumah tangga
sebagai
suatu proses

untuk mendapatkan kecocokkan.. ..namanya juga 2 pribadi dgn
karakter yang
berbeda...

kalopun ternyata ada yang tidak cocok pada akhirnya, yah...

kita harus bisa menerima sebagai suatu

"proses pembelajaran untuk menerima" dan kita termotivasi untuk
cari jalan
alternatif lain,

gimana nih apa bisa menemukan bentuk kecocokan lainnya...?"

Hmmm bener juga..."PROSES" itulah yg kadang kita suka
menyepelekan hikmah

yang ada dalam suatu PROSES, kita lebih sering fokus ke "HASIL
AKHIR" ato
"TARGET" nya semata.
Padahal kalo kita menikmati dan mempelajari apa yg ada di dalam
"PROSES"
itu,

maka bila sampai di ujungnya atau hasil akhirnya, kita akan
menemukan
sensasi yg lain,

bisa bnyk dpt pelajaran penting yg bermanfaat pastinya. Karena
apa yg
terjadi

adalah dengan kehendak Allah dan itu adalah hal sebaik-baiknya
yg terjadi,

maka pastinya ada HIKMAH di balik itu semua...
pinter2nya kita nih mengambil hikmah yg ada, mau cepat
menyadarinya atau

mau ntar ajah atau nggak mau dapat sama sekali? Terserah pada
kita...

Mohon maaf bila ada yg tersinggung, ada kekurangan, ada
kekhilafan dalam
penulisan ini...
Ini hanya sekedar ungkapan perasaan dan buah pikiran...serta
proses
pembelajaran. ..
Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua...

Regina
27 November 2008

[Non-text portions of this message have been removed]

Adab dan Doa Memotong Hewan Korban


 
Nah kan mau lebaran embe nih aku kasih deh bacaan buat temen2 yg mau potong mbe jangan motong mantan yak hahahhaa...bejandaaa

Adab dan Doa Memotong Hewan Korban


Pertama: Binatang korban hendaknya onta yang gemuk, kalau tidak mampu sapi; jika tidak mampu, kambing kibas yang berwarna hitam dan bertanduk.
Kedua: Membeli binatang korban hendaknya pada hari Arafah.
Ketiga: Yang menyembelih binatang korban hendaknya dalam posisi berdiri dan berada di samping kanan.
Keempat: Memilih binatang korban yang gemuk.
Kelima: Yang utama memotong binatang korban adalah memotongnya sendiri. Jika tidak bisa, menyerahkan pisau pemotong dengan tangan sendiri kepada orang yang akan menyembelihnya.
Keenam: Ketika menyembelih binatang korban hendaknya membaca doa berikut:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Kuhadapkan wajahku kepada Pencipta langit dan bumi, aku cenderung kepada agama yang benar, aku seorang muslim bukan tergolong kepada orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya shalatku dan ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah Tuhan alam semesta. Tiada sekutu bagi-Nya, dan untuk itu aku diperintahkan dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri kepada-Nya. Ya Allah, dari-Mu dan untuk-Mu, dengan nama Allah, dengan Allah, dan Allah Maha Besar. Ya Allah, terimalah (korban) dariku sebagamana Kau menerimanya dari Ibrahim pilihan-Mu, Musa yang Kau ajak bicara, dan Muhammad kekasih-Mu (semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat kepadanya dan keluarganya dan kepada mereka).
(Kitab Nubdzah min Asraril Hajj)

__._,_.___

Tension Headache / Sakit kepala karena tegang



 
Tension Headache / Sakit kepala karena tegang

Sakit kepala karena tegang atau karena adanya kontraksi otot adalah bentuk sakit kepala yang paling sering dijumpai dan sering dihubungkan dengan jangka waktu peningkatan stres.

Faktor-faktor emosional bukanlah satu-satunya pemicu sakit kepala karena tegang ini.

Posisi tertentu yang menyebabkan kontraksi otot-otot kepala dan leher (seperti memegang buku sewaktu membaca, posisi yang tidak benar saat berbicara di telepon) yang dilakukan bersamaan dengan kegiatan-kegiatan yang membutuhkan peningkatan mata dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan sakit kepala karena tegang.

Gangguan yang lebih serius selain dapat menyebabkan sakit kepala karena ketegangan juga dapat terjadi artritis degeneratif pada otot leher dan disfungsi pada sendi temporo mandibular, yaitu gangguan pada sendi yang menghubungkan pelipis dan rahang bawah.

Rasa sakit yang timbul karena ketegangan ini biasanya menetap dan tumpul yang dirasakan pada dahi, daerah pelipis dan di belakang leher.

Orang-orang selalu menggambarkan sakit kepala karena tegang ini seperti terikat perban sangat ketat yang melilit di kepala mereka. Meskipun sakit kepala karena tegang ini dapat berlangsung lama, biasanya sakit ini akan menghilang setelah masa stres berlalu. Sakit kepala karena tegang ini biasanya tidak dihubungkan dengan gejala-gejala lain dan tidak ada sindrom pra sakit kepala seperti yang terlihat pada sakit kepala karena migren. Sakit kepala karena tegang ini diperkirakan 90% dari seluruh sakit kepala.

Walaupun penyebab jelas dari sakit kepala karena tegang ini belum diketahui, banyak para saintis percaya bahwa penyebab utama dari rasa sakit tersebut adalah karena ketegangan otot yang terus menerus. Penelitian lain menunjukkan bahwa berkurangnya aliran darah mungkin berperan pada rasa sakit tersebut.

Penanganan sakit kepala karena ketegangan:
Obat-obat untuk menghilangkan rasa sakit seperti aspirin, asetaminofen atau ibuprofen secara umum dapat mengatasi sakit kepala karena tegang.

Bila kontraksi otot memburuk, maka diperlukan obat-obat peresepan yang lebih poten untuk mengatasinya. Obat-obat ini mungkin menyebabkan kantuk dan memperlambat refleks, meskipun diperlukan kewaspadaan untuk menghindari luka atau kecelakaan jika menggunakan obat-obat ini. Kebanyakan para dokter menyarankan penggunaan obat-obat peresepan ini digunakan dalam jangka pendek, biasanya tidak lebih dari beberapa hari.

Teknik lainnya untuk membantu menyembuhkan keluhan ini adalah penerapan panas seperti mandi air pancuran hangat (warm shower), pemijatan dan latihan-latihan relaksasi.

Tentu saja, dengan menyelesaikan keadaan-keadaan yang menyebabkan stres bahkan menyebabkan sakit kepala selalu akan membantu dalam proses penyembuhan sakit kepala karena tegang.

-dbs-

__._,_.___

rest room

________________________________


Met siang all.. aq tertarik banget dengan topik ini..
kebetulan gw single pa dg anak ce umur hampir 5thn..
waktu umur 3thn klo k toilet sama gw, sasa (nama anakku) selalu ikut k
rest room laki2..(ga mungkin khan gw masuk ke rest room ce).
kbetulan rest room laki2 juga ada ruang untuk tempat Buang air besar
jadi gw tempatin dia di ruang tsb..
dan gw pernah punya pengalaman buruk
krn anak ini keingin tau nya tinggi.. setelah keluar dari room buang air
besar, s langsung ke tempat co biasa "pis standing" tanpa gw sadar krn
gw lagi sibuk dg membawa celana anak ku. trus dia melihat dan mendekat
orang yg sdg "pis" dan setelah aq sadar, langsung gw bawa sasa keluar
rest room.. untuk mengenakan kembali celana/roknya..
trus dia katakan " pah kok beda sama punya aq yah?"
gw langsung kaget dengernya...walaupun gw harus menjelaskan dg kalimat
yg sederhana...
mo jg bingung sampe kapan dia bisa k room ce sendiri.......

Monster Ancol ternyata sejenis udang-udangan yang enak dibikin Rempeyek

 


--------------------------------------

Monster Ancol ternyata sejenis udang-udangan yang enak dibikin Rempeyek

JAKARTA, SELASA - Binatang yang selama ini disebut-sebut sebagai
monster air Ancol ternyata adalah sejenis kutu air yang disebut
cirolana. Selain tidak berbahaya bagi manusia, hewan ini sebenarnya
adalah bagian dari rantai makanan ekologi laut. Bahkan, di beberapa
tempat, monster ini dijadikan rempeyek yang gurih.
 
"Yang disebut monster itu adalah Crustacea (udang-udangan) dengan
jenis cirolana dan tidak berbahaya bagi manusia," kata peneliti sumber
daya laut bagian Crustacea Pusat Penelitian Oceanografi Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia
, Indra Aswandy, saat konferensi pers di
Gelanggang Samudra Jaya Ancol, Selasa.
 
Indra menjelaskan, hewan ini berbentuk seperti udang kecil dengan
panjang maksimal satu centimeter. Mereka hidup di seluruh wilayah
perairan Indonesia di kedalaman tiga meter.
 
Walau termasuk predator dan pengurai bangkai ikan, namun cirolana
sendiri sering juga menjadi santapan berapa jenis ikan laut seperti
baronang, pakol, kerapu, ikan capung, dan lainnya yang hidup di
perairan dangkal.
 
Sifatnya pemangsanya membuat mereka sering ditemui hidup sebagai
parasit terhadap ikan yang hidup di dasar laut. Hewan ini mampu
menempel pada bagian tubuh ikan, seperti di insang, rahang, maupun
sirip. "Dalam jumlah banyak kutu air ini bisa membunuh ikan dengan
menghisap dan merusak insang. Namun aslinya, mereka hanya memakan
kayu-kayuan yang sudah lapuk."
 
Cirolana dapat dimanfaatkan sebagai makanan dengan cara digoreng dan
dijadikan rempeyek. Selain itu, hewan-hewan ini bisa dijadikan makanan
ikan di aquarium dan umpan pancing. "Di Bali hewan ini biasa
dimanfaatkan sebagai makanan camilan yang dioseng dan dijadikan
rempeyek," papar Indra.
 
C12-08
 
 

__._,_.___

Senin, 01 Desember 2008

19 Hadis Nabi Mengenai Wanita



 
Maaf yang udh baca ini dr milis tetangga :

19 Hadis Nabi Mengenai Wanita

1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki.
Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda,
“Ibu lebih penyayang daripada Ayah dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia”.

2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya,
maka beristighfarlah para malaikat untuknya.
Allah mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin,
maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.

4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak,
keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

5. Apabila telah lahir anak lalu disusui,
maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.

6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti
memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.

7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya,
derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis karena takutkan Allah dan orang yang takutkan Allah,
akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar ke rumah lalu diberikan kepada keluarganya,
maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki.
Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.

9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama,
maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).

10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan,
memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.

11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.

12. Aisyah berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah,
siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab rasulullah,
“Suaminya. “Siapa pula berhak terhadap lelaki?” Jawab Rasulullah, “Ibunya”.

13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.

14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut,burung di udara, malaikat di langit, matahari dan
bulan semua beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.

15. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga.
Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.

16. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.

17. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.

18. Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan
mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.

19. Daripada Aisyah r.a. Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuan lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.

aminnn

Have Nice Monday Friends

mohon info tempat bermain (children play groun)


 

Circuz di PIM II
Lollipop di Senayan City
Playmall di senayan city

Bintaro Plaza lt 3 jg ada..
Kidzania di Pacific Place
Timezone di Grand Indonesia - ini besar sekali, macem2 permainannya - gak melulu game komputer

Jangan Menyerah dan Jangan Putus Asa



                                        
Alkisah, tersebutlah seorang pria yang putus asa dan ingin meninggalkan segalanya.
                        Meninggalkan pekerjaan, hubungan, dan berhenti hidup.
                        Ia lalu pergi ke hutan untuk bicara yang terakhir kalinya dengan Tuhan Sang Maha Pencipta.
                      
                        "Tuhan," katanya. "Apakah Tuhan bisa memberi saya satu alasan yang baik
                        untuk jangan berhenti hidup dan menyerah ?"
                      
                        Jawaban Tuhan sangat mengejutkan.
                       

                        "Coba lihat ke sekitarmu. Apakah kamu melihat pakis dan bambu ?".   
                      
                      
                        "Ya," jawab pria itu.
                      
                        "Ketika menanam benih pakis dan benih bambu, Aku merawat keduanya secara sangat baik.
                        Aku  memberi keduanya cahaya. Memberikan air. Pakis tumbuh cepat di bumi.
                        Daunnya yang hijau segar menutupi permukaan tanah hutan.
                        Sementara itu, benih bambu tidak menghasilkan apapun.
                        Tapi Aku tidak menyerah.
                      
                        "Pada tahun kedua, pakis tumbuh makin subur dan banyak,
                        tapi belum ada juga yang muncul dari benih bambu.
                        Tapi Aku tidak menyerah.
                      
                        "Di tahun ketiga, benih bambu belum juga memunculkan sesuatu.
                        Tapi Aku  tidak menyerah.
                      
                        Di tahun ke-4, masih juga belum ada apapun dari benih bambu.
                        Aku tidak menyerah," kataNya.
                      
                        "Di tahun kelima, muncul sebuah tunas kecil.
                        Dibanding dengan pohon pakis, tunas itu tampak kecil dan tidak bermakna.
                        Tapi 6 bulan kemudian, bambu itu menjulang sampai 100 kaki.
                        Untuk menumbuhkan akar itu perlu waktu 5 tahun.
                        Akar ini membuat bambu kuat dan memberi apa yang diperlukan bambu untuk bertahan hidup.
                      
                        Aku tak akan memberi cobaan yang tak sangup diatasi ciptaan-Ku, "kata Tuhan kepada pria itu.
                      
                        "Tahukah kamu, di saat menghadapi semua kesulitan dan perjuangan berat ini,
                        kamu sebenarnya menumbuhkan akar-akar?"
                      
                        "Aku tidak meninggalkan bambu itu. Aku juga tak akan meninggalkanmu."
                      
                        "Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain," kata Tuhan.
                        "Bambu mempunyai tujuan yang beda dengan pakis. Tapi keduanya membuat hutan menjadi indah."
                      
                        "Waktumu akan datang. Kamu akan menanjak dan menjulang tinggi."
                      
                        "Saya akan menjulang setinggi apa ?" tanya pria itu.
                      
                        "Setinggi apa pohon bambu bisa menjulang?" tanya Tuhan
                      
                        "Setinggi yang bisa dicapainya," jawab pria itu.
                      
                        "Ya, benar! Agung kan dan muliakan nama-Ku  dengan menjadi yang terbaik,
                        meraih yang tertinggi sesuai kemampuanmu," kata Tuhan.
                      
                        Pria itu lalu meninggalkan hutan dan mengisahkan pengalaman hidup yang berharga ini.

                                               

                       
                              

                                                                        
                      
                                                                       

              
      



Pemburu Monyet

Saya pernah membaca artikel menarik tentang teknik berburu
monyet
di hutan-hutan Afrika, caranya begitu unik.
Sebab, teknik itu memungkinkan si pemburu menangkap monyet dalam
keadaan hidup-hidup tanpa cedera sedikitpun.
Maklum, ordernya memang begitu.
Sebab, monyet-monyet itu akan digunakan sebagai hewan percobaan
atau binatang sirkus di Amerika.

Cara menangkapnya sederhana saja.
Sang pemburu hanya menggunakan toples berleher panjang dan
sempit.
Toples itu diisi kacang yang telah diberi aroma.
Tujuannya,agar mengundang monyet-monyet datang.
Setelah diisi kacang, toples-toples itu ditanam dalam tanah
dengan
menyisakan mulut toples dibiarkan tanpa tutup.

Para pemburu melakukannya di sore hari.
Besoknya, mereka tinggal meringkus monyet-monyet yang tangannya
terjebak di dalam botol tak bisa dikeluarkan.
Kok, bisa?
Tentu kita sudah tahu jawabnya.

Monyet-monyet itu tertarik pada aroma yang keluar dari setiap
toples. Mereka mengamati lalu memasukkan tangan untuk mengambil
kacang-kacang yang ada di dalam.
Tapi karena menggenggam kacang,
monyet-monyet itu tidak bisa menarik keluar tangannya.
Selama mempertahankan kacang-kacang itu, selama itu pula mereka
terjebak. Toples itu terlalu berat untuk diangkat.
Jadi, monyet-monyet itu tidak akan dapat pergi ke mana-mana !

Mungkin kita akan tertawa melihat tingkah bodoh monyet-monyet
itu.
Tapi, tanpa sadar sebenamya kita mungkin sedang menertawakan
diri
sendiri. Ya, kadang kita bersikap seperti monyet-monyet itu.
Kita menggenggam erat setiap permasalahan yang kita miliki
layaknya
monyet menggenggam kacang.

Kita sering mendendam, tak mudah memberi maaf, tak mudah
melepaskan maaf..

Mulut mungkin berkata ikhlas,
tapi bara amarah masih ada di dalam dada.
Kita tak pernah bisa melepasnya.

Bahkan, kita bertindak begitu bodoh,
membawa "toples-toples" itu ke mana pun kita pergi.
Dengan beban berat itu, kita berusaha untuk terus berjalan.
Tanpa
sadar, kita sebenamya sedang terperangkap penyakit hati yang
akut.

Teman n Bapak Ibu ,
sebenarnya monyet-monyet itu bisa selamat jika mau membuka
genggaman tangannya.

Dan, kita pun akan selamat dari penyakit hati jika sebelum tidur
kita mau melepas semua "rasa tidak enak" terhadap siapapun yang
berinteraksi dengan kita. Dengan begitu kita akan mendapati hari
esok begitu cerah dan menghadapinya dengan senyum.
Dan, kita pun tahu surga itu hanya diperuntukkan bagi
orang-orang
yang hatinya betul-betul bersih...

Jadi, kenapa tetap kita genggam juga perasan tidak enak itu?

Ref : NN


.

Facebook