Rabu, 09 Juli 2008

About cheating & the other person

saya mau share artikel yg cukup berguna.
sebetulnya ini "target"nya utk "orang ketiga" yang sebetulnya lebih
buruk dari si peselingkuh itu sendiri. tapi ini bisa jadi masukan jg utk
memperkuat kita yg kena "korban" bahwa NOTHING WRONG WITH US BUT
DEFINITELY THERE'S SOMETHING WRONG WITH THE ONE WHO CHEAT ON US.
stop bertanya/menyalahkan diri sendiri, lupakan, dan mencoba utk move
on.


------------------
Relationships should be built on a foundation of trust and mutual
respect.
When you are the "other person", how will it ever truly be possible to
trust the person who had an affair to be with you? If s/he cheated with
you, do you honestly have enough ego and vanity to believe that s/he
would never cheat on you?

One thing that psychologists know about cheating that the general public
seems to ignore is: cheating is never about the relationship. it's not
about the partner who was cheated on not being good enough. Cheating is
about something wrong inside of the person who cheats, plain and simple.

There is no excuse or reason to justify infidelity. If the relationship
is in trouble, then you work through your problems with your partner,
not someone else. If you determine that the relationship can not be
salvaged, then you break up, divorce, or leave your partner before you
look for someone else to take his/her place. What you don't do is cheat.
Cheating is never justified and it is never acceptable.

Now, one thing that I believe is as bad a thing to be as the cheater is
to be the "other person". Granted, it's one thing if the "other person"
truly doesn't know about the partner. In this case, the cheater should
take full brunt of the consequences for his/her actions and full
responsibility. But if the "other person" knows about the relationship
and chooses to pursue a relationship with a person who is involved
anyway, while s/he's still involved, this "other person" is no better
than s/he is for having cheated.
This is true also if the "other person" didn't know about the
relationship but finds out about it and then chooses to continue the
relationship after the truth is revealed.

In a way, it could be said that the "other person" is actually
committing a worse offense than the cheater, because, s/he should surely
understand how much infidelity hurts, and s/he simply should not
knowingly do that to another person.

The truth of the matter is, when you look at the facts, knowing that
infidelity is not about problems in the relationship but about a problem
internally with the cheater, then the "other person" should truly never
feel secure in the relationship with the one who cheated.

And if you are the "other person", ask yourself this question. How long
do you think with the history of his/her infidelity it will be before
you become the one s/he cheats on, and find that s/he has moved on to
the next "other person"? Oh, sure you'll think that you can love him/her
enough, be enough, do enough to be different. Of course, you are going
to want to believe that you and your love is strong enough to make the
difference, but in reality, if infidelity is not about the relationship
but about something wrong inside of the cheater, then there is no way
you will ever be 'enough'
of anything to prevent him/her from going behind your back too.

Cheating is cheating, emotional or physical, the cheater or the "other
person" doesn't matter. It's still having an affair, and if you allow it
to continue without putting a stop to it, you, as the "other person" are
just as guilty as s/he is. Don't worry though, your time will come when
s/he eventually moves on to someone else, leaving your heart broken just
like the heart you helped him/her break when you condoned and encouraged
his/her infidelity.

Cheaters never win. true in playing games, and true in life and love. Be
true to your partner, and if you feel you must move on, then do the
right thing and leave before you find yourself sharing another's heart
or bed. If you are the "other person" break it off immediately. It's the
only right thing to do, or else, one day, you'll be on the receiving end
of his/her infidelity too, and you'll deserve ever bit of heartache that
brings when it happens.

------------------------------------

=================================================

Kalau anda butuh bantuan / sedang bingung sekali, jangan sungkan.
Silahkan hubungi email/YM siapapun di milis ini. Hidup itu sangat
berharga.

Komunitas Indo Single parents Blog :
http://indosingleparent.blogspot.com/


Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:

http://groups.yahoo.com/group/indosingleparent/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:

http://groups.yahoo.com/group/indosingleparent/join

(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:indosingleparent-digest@yahoogroups.com
mailto:indosingleparent-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
indosingleparent-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:

http://docs.yahoo.com/info/terms/

Selasa, 08 Juli 2008

Cerita dari guru anakku & anakku :

 a great story of our member...
 
 

(Maaf ya, gak bermaksud menggurui....)

1. Dia selalu bilang ke temens dan gurunya kalau ayahnya punya bunda baru.....
   Awalnya gurunya anggap hanya gurauan anakku aja.  Tapi karena berulang-ulang,
   akhirnya gurunya tanya ke aku lewat buku penghubung guru & ortu murid.
   Aku datang ke sekolahan dan aku jelasin bahwa itu benar.  Tapi menurut guru-
   gurunya, anakku justru makin dewasa (walaupun tetep nakal dengan porsi nakal-
   nya anak-anak).  Dan dia bilang ke gurunya "ada bundaku" yang cintanya berju-
   ta-juta. Hehehe... (ge er juga aku).
2. Waktu ada pelajaran kita harus mencintai abi dan ummi, anakku spontan bilang
   "kalau aku nggak sayang ayahku".  Wah, gurunya nanya knapa ? Anakku bilang
   "karena ayahku menikah lagi dan ninggalin aku dan bundaku".  Kaget juga, ka-
   rena aku sama sekali gak pernah ajarin itu.  Waktu aku bilang jangan bicara
   begitu anakku bilang "memang begitu kan, Bun ? Kalau ayah sayang sama kita,
   knapa tinggalin kita ?"  Huhuhu... pengen nangis rasanya, tapi aku bilang gak
   apa-apa ayah ninggalin kita, yang penting bunda sayang banget sama mas Abid.
   Dan abis itu aku dihadiahi senyuman, ouh....indahnya.
3. Sekali waktu aku tanya," malu nggak kalau nggak punya ayah ?"  Dengan se-
   nyumnya dia bilang "Nggak kok Bun, Bunda kan dah jadi ayahnya Mas juga.  Buk-
   tinya Bunda yang kerja cari uang.... Trus Mas juga masih ada Ii (panggilan
   untuk kakakku) dan papi Nyok (panggilan ke adikku)....
4. Anakku sering bilang, "Bun,mas mau kaya hati....." Subhanallah.

Aku membiarkan anakku belajar bersikap dan menerima kenyataan dari awal bahwa bundanya itu SP.  Lebih baik dia tau dari awal seperti yang Mbak Ulfa bilang, dan anak akan siap mentalnya.  Anakpun akan lebih menerima keadaannya, lebih tegar.....
Bukannya kita selalu berusaha memberi contoh yang baik untuk anak kita, Mbak ? 
Biarkan jiwa anak terbuka dan mendapat penjelasan secara pelan-pelan. Caranya banyak, Mbak Ulfa contohnya.  Akhirnya Ai pun bangga dengan mamanya walaupun ada jawaban yang mengejutkan saat ditanya gurunya.  Itu menurut aku lho....
Aku salut sama Mbak Molly dan SP lainnya yang akhirnya walaupun kita-kita SP, toh tercetak anak-anak yang berkualitas dari tangan-tangan lembut "single moms".

kebanggaan

satu saat aku menggambar ikan buat Lisha, then Lisha bilang "wah..ikannya bagus, mommy hebat, aku sayang mommy.."
padahal gambar ikan yg aku buat gak bagus2 amat..
 
aku rasa, melakukan dan memperhatikan hal2 kecil untuk anak dan anak terkesan kita bisa melakukannya, dah bisa membuat sang anak bangga..
that's what i think..
 
dk

dua tangan

"Tahukah mengapa engkau
patut bersyukur karena Tuhan telah memberimu dua tangan?"

=Yang satu untuk
menolong orang lain dan yang satunya lagi untuk menolong dirimu sendiri
=

Little Farmer : Berlibur Sekaligus Belajar

Little Farmer :
Berlibur Sekaligus Belajar


Little Farmer
adalah sebuah tempat wisata unik di Jl. Masturi No. 339 Cisarua, Bandung.
Sebelumnya area ini adalah milik Koperasi Karyawan PT. Bio Farma Unit Agrobisnis
Bandung yang kemudian dijadikan lahan wisata.

Di sana, anak-anak bisa
belajar berkebun dan beternak layaknya petani sebenarnya. Dari mulai pembibitan,
penyiraman, hingga menikmati hasil panen akan dirasakan oleh anak-anak
tersebut.

Di Little Farmer, Anak-anak juga bisa belajar beternak, merawat
hewan seperti kelinci, angsa serta memerah susu sapi. Pengolahan pupuk kompos
juga menjadi salah satu materi dalam wisata tersebut.

Selain itu ada
arena bermain di alam bebas seperti outbond dan berkuda. Di jamin anak-anak Anda
akan mendapatkan pengalaman liburan yang berbeda di sana.

Dengan biaya Rp
20.000 per orang dengan minimal kelompok 4 orang, Anda bisa mendapatkan
fasilitas pemandu wisata, wisata berkebun dan beternak, panen sayur, susu cup
murni, snack dan saung istirahat.


Keterangan rinci hubungi
Little Farmer di Jl. Kolonel Masturi 339, Cisarua, Cimahi; HP 0812 2498955 dan
0812 2312926.

Senin, 07 Juli 2008

Monas - Thank you

Terimakasih yang sudah bergabung bersama di liburan bersama anak2 di monas kemarin. Ini sedikit sharing ceritanya..

Peserta pertama mba erna sudah ada di lokasi sebelum saya dateng pas di jam 7. Beliau sudah ready bersama 2 anaknya dan satu orang lg. Anak2nya sudah sangat bersemangat untuk bermain2 kayanya.. :) Setelah aku, ada mba desthy yg spt biasa membawa keluarga besarnya :). Disusul berturut2, mba ika beserta si kecil dan ibunya. Mba lina dari depok. Ikut hadir selain saya sendiri yaitu agung (pertama kali gue bertemu dia) en rara beserta sikecil, yg udah nyempetin dateng. ples jg aku bawa si radit ama ayah bundanya. Buat semuanya, maafin ya kl si radit masih belon banyak ngerti :D en byk bikin nangis :D Utk bukunya, gpp kok, nanti aku carii lagi buat radit.

emang acaranya cm sebentar, tapi karena serunya, gak terasa bikin semuanya capek. pulang dari situ, si radit masih sempet cari makan en ke es ragusa. ampe di rumah dia tidur dari jam 2 teng ampe jam 6 sore, saking capenya. Yg lain gimana...?? Padahal kita gak ada acara main yg khusus tp emang seru liat anak2 main terus en gak ada capenya....

kayanya aku yg makasih buat agung en mba erna en mba desthy yg udah bantu organize. Acaranya simple tapi kena banget kok buat anak2nya.. Mba desthy yg udah bawain makanan yg bikin kita full kenyang ples  hadiah yg bikin anak2 seneng.. en mas agung yg nemenin anak2 cowonya maen bola, maen layangan, en banyak lg sampe cape...  en mba erna yg dari pagi udah stay di monas.. Thanks a lot buat eventnya..

Kl comment ku apa yaa...
udah cukup bagus kok.
Dari sisi transportasinya jg mudah (aku nyoba pake busway dari BEJ, krn kendaraan aku parkir disitu, cuma kena ongkos busway Rp 2000,-, en butuh cm 15 menit sampai monas. ples jalan dikit ke dalam.)
dari sisi biaya, ternyata gak ada biaya masuknya tuh kl hari minggu pagi. Jadi pengeluaran selama di monas, bener2 bisa Nol rupiah. hebat khan... liburan en seneng2 ama anak2 gak selamanya butuh pengeluaran banyak yg tidak terduga, selama kita mo kreatif en melakukan sedikit perencanaan sebelumnya, tul gak... (thanks buat mba desthy yg udah bantu persiapan konsumsinya).
Kl dari suasana monas sendiri, memang selalu hectic kl pagi. Spt kemarin ada acara partai Hanura dan Bank BNI yg di sela2nya ada juga klub motor vespa. Untung lokasi yg di pilih sudah tepat, yaitu jauh dari hingar bingar.

Mungkin kekurangannya, karena pemberitahuan eventnya, hanya 3 hari sebelumnya, jadi semua keluarga SP sudah ada jadwalnya di hari minggu itu.. mungkin tinggal masalah schedulenya aja. tp ini jg bukan hal penting juga, mengingat acara ini sudah cukup sukses.. Buktinya, anak2 seneng kok ketemu temen2nya.

Untuk jamnya sendiri sudah pas untuk acara outdoor anak2. Mereka bermain 3 jam penuh (jam 7 sampai jam 10). Pas jam 10,  mereka pas mulai kehabisan energi dan menunjukkan tanda2 keletihan. Apalagi matahari di jam 10 sudah mulai panas dan musti di hindari anak2.

Kesimpulannya, semua sudah berjalan seperti yg diharapkan.. :) makasih kembali untuk tim monas, yg make it happen..
Mba desthy, total berapa dewasa en brp anak2 ya yg hadir... Jgn lupa pic nya di share... :)

Semoga acara selanjutnya bisa cepat diadakan lagi...

Salam,

cahyo

 



From: indosingleparent@yahoogroups.com [mailto:indosingleparent@yahoogroups.com] On Behalf Of Desthy K
Sent: 07 Juli 2008 11:49
To: indosingleparent@yahoogroups.com
Subject: [Komunitas Singleparent] Tim Monas - Thank you

Haloo Semuaaa....
Kita2 mo bilang MAKASIH BANGETTTSS... dah ikut berpartisipasi dalam acara anak2 di Monas tgl 6 July kmarin...
meskipun yg dateng secuprit..(sedikit, red) tapi kita2 seneng dah berusaha bikin anak2 SP happy... ( happy krn banyak dpt hadiah, kayaknya..heheheh).
 
We Personally Thanks to Mbak Rara, meskipun mampir bentar kita makasih mo repot2  nambahin makanan buat kita2.. Thanks juga buat Iekha...(heheh salam buat si Oma, Kaylin n Penty dah mau ikutan main), mbak Lina..(thanks to Dion n Abi, btw jam 3 sore masih di Monas toh..?), keluarga mbak Novi-nya mas Cayo (salam buat Radit ndut..btw mas, buku ceritanya Radit kebawa sama Lisa niy, maaf ya..), thanks juga buat mbak Erna (gmana, batuknya dah baek blum..), buat Daffa n Dinda nya mbak Erna makasih ya mo ikutan acara, hulahup nya nanti tante desthy anter ke rumah ya.....  Mas Agung, thanks dah nemenin anak2 main futsal, juga mas Cayo..hehehe personally thank you dah nemenin ibu2 nya...juga buat mbak Lala niy.. aku mo makasih juga mo minta maaf..maaf banget gak bisa nunggu ..dah jam 12, anak2 dah teler... skali lagi maaf ya mbaakk..
 
Gak lupa mo makasih buat Mbak Evi (gmana si mas radangnya dah sembuh?), mbak Chandra, mbak Titi, pak Rahman, mbak Dwi n mbak Rina dah info excuse..atas do'anya acara Monas bisa terlaksana..
 
Selain ucapan Makasih.. kita2 juga mo minta maaf n harap maklum bila di acara di monas kmarin masih ada kekurangan dan hal2 yg kurang berkenan di hati teman2 jg anak2 SP.
trruuss... next time jgn kapok ya..tetap semangat  untuk ikutan di acaranya anak-anak..(hihihi..ibu2 ditunggu partisipasinya buat ikutan acara..kmarin, masih malu2 ngkali yaaa...heheheh kita kalah niy sama anak2).
 
Oiya.. kita2 minta kritik n saran / feedback ya atas acara kmarin.. akan sangat bermanfaat buat kita2 biar disetiap acara yg mo kita bikin gak akan ada kekecewaan or whatsoever yg membuat para SP kapok gak mo ikutan lagi...oke..?
 
kita tunggu ya...
 
cheers, tetap semangat..!!
 
Tim Monas
 
 

One step at a time !... Quote of the day



 

 

1-12.gif picture by arti810

One step at a time is the best way to go !

 

When going through life and travelling in the direction of your dreams,

the best way to get ahead is the simplest way :

 

Take one step at a time.

 

Don't look over your shoulder;
if you do, you'll feel the weight of all your yesterdays upon you.

 

And don't worry about what lies ahead.

By the time you get to the bend in the road or the crest of the hill, you’re going to be better and stronger than you ever were before.

 

Just go one step at a time, one day at a time. 

And you'll find a rich, thankful life you never thought you could afford.

 

“ Adrian Rogers “

 

 

SIAPAKAH KORBAN YANG HARUS DIBANTU LEBIH DAHULU?

 

SIAPAKAH KORBAN YANG HARUS DIBANTU LEBIH DAHULU?


Dalam banyak artikel di media
massa, Kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) di Indonesia bagaikan puncak gunung es. Begitu banyak fakta  disembunyikan, ditutupi dan dianggap tidak ada bahkan oleh sang korban sendiri, karena antara korban dan pelaku sebetulnya bukan orang asing, tapi acap kali justru adalah orang terdekat (baca: pasangan hidup)


KDRT meliputi bukan saja aksi yang melibatkan kontak fisik (physical abuse) melainkan juga melibatkan kekerasan secara verbal (verbal abuse) seperti kalimat-kalimat penghinaan dan perendahan nilai-nilai kehormatan . Umumnya, bila seseorang pernah melakukan satu kali saja tindakan kekerasan, maka  episode-episode berikutnya akan segera menyusul, hanya tinggal menunggu waktu saja.


Dapatkah Anda bayangkan apa dampaknya bila korban (sang istri) melaporkan sang pelaku (suami) pada pihak yang berwajib? Jika sang suami adalah pencari nafkah tunggal dan masuk penjara pula, siapakah yang akan menghidupi keluarga?


Sungguh-sungguh merupakan lingkaran masalah yang mengerikan..


Berikutnya, sudah dapat ditebak, siapa yang bakal paling menderita gara-gara hal tersebut...

 

Sang Anak..

 

Apa yang ada di benak sang anak saat terpaksa menyaksikan peristiwa
pemukulan ibunya oleh ayahnya..?

atau ketika terpaksa mendengar kalimat-kalimat penghinaan dari ibunya kepada ayahnya..?

 

Apa yang terjadi pada bayi yang sedang dikandung seorang ibu yang disiksa secara fisik dan verbal oleh suaminya?

 

Seperti apakah kira-kira sikap dan perilaku anak yang dibesarkan dalam
keadaan seperti itu?

 

Dengan sikap dan perilaku tersebut, seperti apakah kira-kira nasib masa
depan sang Anak ketika dewasa kelak?


Adakah yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah tak berkesudahan di atas?


Dapatkah kita berbuat sesuatu untuk memutus lingkaran mengerikan itu?

Faktanya : ternyata setiap manusia sudah dibekali oleh Sang Maha Pencipta agar dapat membantu dirinya sendiri untuk keluar dari setiap permasalahan hidup. Hanya sayangnya, tidak semua manusia menyadari akan modal yang diberikan oleh Tuhan tersebut dan kemudian melatihnya menjadi sebuah keterampilan.



oleh : Adi Putera Widjaja

 

 

Sabtu, 05 Juli 2008

Hikmah dari Kungfu Panda

dari salah satu milis... 

KUNGFU PANDA



Po, si Panda jantan, yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, memiliki impian untuk menjadi

seorang pendekar Kung Fu. Tak disangka, dalam suatu kompetisi, Po dinobatkan sebagai Pendekar

Naga yang dinanti-nantikan kehadirannya untuk melindungi desa dari balas dendam Tai Lung.

Saat menonton film animasi ini, kita seperti diingatkan tentang beberapa hal:

1.The secret to be special is you have to believe you're special.


Po hampir putus asa karena tidak mampu memecahkan rahasia Kitab Naga, yang hanya berupa lembaran kosong.

Wejangan dari ayahnya-lah yang akhirnya membuatnya kembali bersemangat dan memandang positif dirinya sendiri.
Kalau kita berpikir diri kita adalah spesial, unik, berharga kita pun akan punya daya dorong untuk melakukan hal-hal yang

spesial. Kita akan bisa, kalau kita berpikir kita bisa. Seperti kata Master Oogway, You just need to believe

2.Teruslah kejar impianmu.


Po , panda gemuk yang untuk bergerak saja susah akhirnya bisa menguasai ilmu Kung Fu. Berapa banyak dari

kita yang akhirnya menyerah, gagal mencapai impian karena terhalang oleh pikiran negatif diri kita sendiri?

Seperti kata Master Oogway, Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah, makanya

disebut Present (hadiah).
Jangan biarkan diri kita dihalangi oleh kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Ayo berjuanglah di masa sekarang

yang telah dianugerahkan Tuhan padamu.

3.Kamu tidak akan bisa mengembangkan orang lain, sebelum kamu percaya dengan kemampuan

orang itu, dan kemampuan dirimu sendiri.

Master ShiFu ogah-ogahan melatih Po . Ia memandang Po tidak berbakat. Kalaupun Po bisa, mana mungkin ia

melatih Po dalam waktu sekejap. Kondisi ini berbalik seratus delapan puluh derajat, setelah ShiFu diyakinkan

Master Oogway -gurunya- bahwa Po sungguh-sungguh adalah Pendekar Naga dan Shi Fu satu-satunya orang

yang mampu melatihnya.
Sebagai guru atau orang tua, hal yang paling harus dihindari adalah memberi label bahwa anak ini tidak punya peluang

untuk berubah. Sangatlah mudah bagi kita untuk menganggap orang lain tidak punya masa depan. Kesulitan juga acap kali

membuat kita kehilangan percaya diri, bahwa kita masih mampu untuk membimbing mereka.

4. Tiap individu belajar dengan caranya sendiri dan motivasinya sendiri.


Shi Fu akhirnya menemukan bahwa Po baru termotivasi dan bisa mengeluarkan semua kemampuannya, bila terkait

dengan makanan. Po tidak bisa menjalani latihan seperti 5 murid jagoannya yang lain..
Demikian juga dengan setiap anak. Kita ingat ada 3 gaya belajar yang kombinasi ketiganya membuat setiap orang punya

gaya belajar yang unik. Hal yang menjadi motivasi tiap orang juga berbeda-beda. Ketika kita memaksakan keseragaman

proses belajar, dipastikan akan ada anak-anak yang dirugikan..

5. Kebanggaan berlebihan atas anak/murid/diri sendiri bisa membutakan mata kita tentang kondisi sebenarnya,

bahkan bisa membawa mereka ke arah yang salah.


Master ShiFu sangat menyayangi Tai Lung, seekor macan tutul, murid pertamanya, yang ia asuh sejak bayi. Ia membentuk

Tai Lung sedemikian rupa agar sesuai dengan harapannya. Memberikan impian bahwa Tai Lung akan menjadi Pendekar

Naga yang mewarisi ilmu tertinggi. Sayangnya Shi Fu tidak melihat sisi jahat dari Tai Lung dan harus membayar mahal, bahkan
Nyaris kehilangan nyawanya.
Seringkali kita memiliki image yang keliru tentang diri sendiri/anak/ murid kita. Parahnya, ada pula yang dengan sengaja
mempertebal tembok kebohongan ini dengan hanya mau mendengar informasi dan konfirmasi dari orang-orang tertentu.

Baru-baru ini saya bertemu seorang ibu yang selama 14 tahun masih sibuk membohongi diri bahwa anaknya tidak autis.

Ia lebih senang berkonsultasi dengan orang yang tidak ahli di bidang autistik. Mendeskreditkan pandangan ahli-ahli di bidang autistik.

Dengan sengaja memilih terapis yang tidak kompeten, agar bisa disetir sesuai keinginannya. Akibatnya proses terapi 11 tahun tidak

membuahkan hasil yang signifikan. Ketika kita punya image yang keliru, kita akan melangkah ke
arah yang keliru.

6. Hidup memang penuh kepahitan, tapi jangan biarkan kepahitan tinggal dalam hatimu.

Setelah dikhianati oleh Tai Lung, Shi Fu tidak pernah lagi menunjukkan kebanggaan dan kasih sayang pada murid-muridnya.

Sisi terburuk dari kepahitan adalah kita tidak bisa merasakan kasih sayang dan tidak bisa berbagi kasih sayang.

7.Keluarga sangatlah penting.

Di saat merasa terpuruk, Po disambut hangat oleh sang ayah. Berkat ayahnya pula Po dapat memecahkan rahasia
Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu. Sudahkah kita memberi dukungan pada anggota keluarga kita?

Jumat, 04 Juli 2008

MUJARABNYA DOA SEORANG IBU

Our member story..
So beautifull....

Dear all,

Sekedar sharing dan catatan kecil dari seorang sahabat untuk seluruh
sahabatnya....

kemarin di kantorku aku menerima seorang ibu, dimana beliau adalah klien
perusahaanku...
beliau baru saja kembali dari Ohio, USA untuk menjenguk anaknya yang
tinggal dan bekerja disana...

Setelah kami handle dan bantu untuk segala urusan yang berkaitan dengan
urusan kantorku selesai, kita sekedar ngobrol dengan ibu tersebut,dia di
bantu oleh rekan ku di meja lain,dan aku tetap di mejaku sambil
mengerjakan pekerjaanku...

Dia berkata"badan masih belum enak bener nih, karena 10 malam tidur gak
terlalu banyak, karena saya harus bangun malam untuk berdoa, lalu
temanku menanggapi "oh ya, ibu rajin ya , tapi harus ingat kondisi
kesehatan ibu juga", jawab temanku (mengingat usia beliau yang sudah
kepala 5). lalu beliau menjawab"iya, abis gimana , berdoa untuk anak,
anak saya yang kecil juga di Amerika, dan dia baru lulus dari jurusan
tehnik disana dengan nilai lulus Cum Laude , tapi kalo dalam 3 bulan
belum dapat kerja dia harus meninggalkan Amerika, makanya saya berdoa
untuk dia, dan saya bersyukur akhirnya dia dapat juga pekerjaan, jadi
gak harus pergi dari Amerika, saya bahagia banget".
Semua itu aku dengar jelas, dan hatiku bergetar dahsyat, karena apa,
disitu aku di tunjukkan "MUJARABNYA DOA SEORANG IBU, BEGITU DAHSYATNYA",
dengan segala pengorbanan yang sudah dia lakukan untuk anaknya

Hari itu aku belajar....

Belajar tentang bagaimana seorang ibu bertindak.....
Belajar tentang bagaimana seorang ibu berjuang......
Berjuang demi anaknya tercinta..........
Berjuang tanpa memperdulikan dirinya.............
Belajar bagaimana seorang ibu berkorban untuk anaknya anak yang
dicintainya anak yang di kasihinya anak yang di sayanginya Dia tak ingin
anaknya gagal Dia tak ingin anaknya susah Dia tak ingin anaknya sedih
segalanya dilakukan untuk anaknya....

aku berdoa dalam hati ..Insya Allah...aku dapat berbuat seperti yang ibu
itu lalukan untuk anaknya....

Dan aku berharap bukan hanya aku yang dapat seperti itu..tapi seluruh
sahabat sahabatku juga Yang aku tahu pasti kalian adalah wanita wanita
yang luarbiasa...
Bersama disini kita berusaha agar kita mampu seperti ibu tersebut amien


***(tapi maaf ya buat yang bapak bapak, bukan berarti doa bapak gak
mujarab..tapi yang ku temui seperti ini kondisinya)..

Salam,
Love u all

dari bundanya mas Abi

Facebook